Oktober 27, 2026

Membangun Harapan pada Generasi dan Hati yang Terus Bertumbuh

0
IMG-20260622-WA0006

 

﷽

 

Mentawai (Rabu, 13/05/2026) — Hamparan kebersamaan tampak menghiasi ruang pembinaan di Masjid Baitul Ummi Malasan, Dusun Toloulaggo, Desa Katurai, Kecamatan Siberut Barat Daya. Dalam suasana yang tenang dan penuh kehangatan, ibu-ibu muslimah, para muallafah, serta anak-anak muslim duduk bersimpuh menimba ilmu agama. Setiap nasihat yang disampaikan menjadi pengingat bahwa perjalanan mengenal Islam adalah perjalanan yang mulia, perjalanan yang mengantarkan hati untuk semakin dekat kepada Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā dan semakin memahami tuntunan Rasulullah ﷺ.

Ustadz Mardian Saputra, S.Pd. حفظه الله, yang bertugas sebagai Da’i 3T Program Kemitraan Khusus BAZNAS bersama Yayasan Sosial, Dakwah dan Pendidikan Mentawai, terus menguatkan pembinaan keislaman di wilayah tugasnya. Amanah tersebut mencakup tiga masjid di Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, yaitu Masjid As-Sa’adah Peipei Dusun Makoddiai, Masjid Maznah Al-Muthairi Dusun Taileleu Desa Pasakiat Taileuleu, serta Masjid Baitul Ummi Malasan Dusun Toloulaggo Desa Katurai. Melalui pertemuan-pertemuan yang rutin dilaksanakan, nilai-nilai Islam ditanamkan dengan penuh kesabaran agar tumbuh pemahaman yang benar dan kokoh dalam kehidupan masyarakat.

Pembinaan kali ini difokuskan kepada ibu-ibu muslimah dan muallafah agar semakin mengenal Allah, mengenal Rasul-Nya, memahami ajaran Islam, serta mengetahui perkara-perkara yang diperintahkan dan dilarang dalam syariat. Sebanyak lima orang ibu-ibu muslimah dan muallafah hadir mengikuti pengajian, berasal dari Dusun Magilik dan Dusun Toloulaggo. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa semangat belajar agama tetap terpelihara, meskipun harus menempuh berbagai keterbatasan yang ada di daerah kepulauan.

Firman Allah Ta‘ālā:

 يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ

“Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”
(QS. Al-Mujādilah: 11)

Ayat ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah menuju majelis ilmu adalah jalan menuju kemuliaan. Setiap hati yang bersungguh-sungguh mempelajari agama akan memperoleh kedudukan yang tinggi di sisi Allah sesuai kadar keimanan dan ilmunya.

Perhatian terhadap generasi muda juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Ustadz Mardian memberikan pembinaan kepada empat orang anak-anak muallaf yang hadir untuk mempelajari dasar-dasar Islam. Huruf demi huruf, nasihat demi nasihat, dan pemahaman demi pemahaman ditanamkan agar mereka tumbuh menjadi generasi muslim yang mencintai agama, berakhlak mulia, serta senantiasa taat kepada Allah Ta‘ālā. Masa kanak-kanak adalah waktu yang sangat berharga untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan yang kelak akan menjadi bekal sepanjang kehidupan mereka.

Rasulullah ﷺ bersabda:

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

“Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim.”
(HR. Ibnu Majah)

Hadis tersebut menunjukkan betapa agungnya kedudukan ilmu dalam Islam. Ilmu menjadi penuntun bagi setiap amal, menjaga seseorang dari kesalahan, serta mengarahkan langkah menuju keridaan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā.

Pertemuan sederhana yang berlangsung di pelosok Mentawai ini menyimpan harapan yang besar. Tatapan para ibu yang antusias mendengarkan penjelasan agama dan semangat anak-anak yang mulai mengenal ajaran Islam menjadi gambaran tumbuhnya generasi yang mencintai kebenaran. Dari ruang pembinaan yang sederhana, lahir cita-cita agar masyarakat muslim Toloulaggo semakin memahami agamanya, semakin kuat menjalankan perintah Allah, serta semakin teguh menjaga nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Allah Ta‘ālā berfirman:

 وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

“Dan katakanlah: Wahai Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu.”
(QS. Ṭāhā: 114)

Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā melimpahkan keberkahan kepada Ustadz Mardian Saputra, S.Pd. حفظه الله dalam menjalankan amanah pembinaan di wilayah 3T, memberkahi para ibu-ibu muslimah dan muallafah yang terus belajar memahami agama-Nya, serta menumbuhkan anak-anak muslim Toloulaggo menjadi generasi yang saleh, berilmu, dan bermanfaat bagi umat. Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn.

Tinggalkan Balasan