Sujud Syukur di Tepian Saliguma
Sujud Syukur di Tepian Saliguma
Di bawah naungan Masjid Saliguma yang kokoh berdiri,
Terdengar selarik doa yang membumbung tinggi ke langit Illahi.
Malam itu, Jumat 16 Januari 2026, menjadi saksi abadi,
Tatkala tiga puluh dua tunas bangsa bersimpuh dengan hati yang suci.
Adalah Ustadz Budi Hartono حفظه الله, sang pembawa lentera dari jauh,
Da’i 3T kebanggaan BAZNAS dan Yayasan Sosial Pendidikan Mentawai yang pantang mengeluh.
Dengan sabar ia tuntun jemari dan raga yang haus akan hidayah,
Mengajarkan bacaan shalat yang sempurna, agar ibadah tak lagi goyah.
Satu per satu gerakan shalat mereka pelajari hingga tuntas,
Dari takbir hingga salam, dengan niat yang ikhlas dan tulus tanpa batas.
Di bumi Mentawai, mereka tumbuh menjadi generasi yang bertauhid,
Membawa harapan baru di setiap ruku’ dan sujud yang syahid.
Semoga cahaya ini terus berpijar di dada para mualaf kecil,
Menjadi benteng iman yang tak kan runtuh meski dunia memanggil.
Teruslah bersinar, wahai bintang-bintang Saliguma,
Bersama Al-Qur’an dan Sunnah, kalian adalah pewaris kemuliaan agama.
Kegiatan pembelajaran tata cara shalat yang lengkap ini berlandaskan pada perintah Allah ﷻ agar hamba-Nya mendirikan shalat dengan benar sebagai penolong hidup:
QS. Al-Baqarah: 45
وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ
“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.”
Terkait kewajiban mencontoh tata cara shalat Rasulullah ﷺ yang diajarkan oleh para guru/dai:
Hadis Riwayat Bukhari
صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي
“Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat.” DKSM.








