Maret 20, 2026
IMG-20260228-WA0003

 

 

Lantai-lantai sujud itu menjadi saksi bisu atas ketulusan yang mengalir tenang, tempat para wanita muallafah menyandarkan harapan dan rasa haus akan ilmu. Ruangan sederhana yang dinaungi keteduhan Masjid As-Sa’adah Peipei ini menjadi saksi Ustadz Mardian Saputra S.Pd. حفظ الله dalam menanamkan benih-benih kebaikan bagi enam jiwa yang rindu akan keridaan-Nya. Pertemuan ini bukan kumpulan raga semata, melainkan sebuah perjalanan ruhani untuk memahami tiga kunci pembuka pintu surga, memastikan setiap detak hidup selaras dengan petunjuk yang kekal.

 

Semangat belajar para ibu di Desa Pasakiat Taileuleu ini membuktikan bahwa jarak dan sepi di wilayah 3T tak pernah mampu menghalangi hamba yang sungguh-sungguh mencari jalan pulang menuju rahmat-Nya.
Kesungguhan dalam menuntut ilmu dan beramal saleh ini merupakan perwujudan dari janji Allah ﷻ bagi hamba-hamba-Nya yang taat, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an:
وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
“Dan orang-orang yang beriman serta mengerjakan kebajikan, mereka itulah penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.”
(QS. Al-Baqarah: 82)

 

 

Pengabdian Ustadz Mardian Saputra حفظه الله melalui program kemitraan BAZNAS dan Yayasan Sosial, Dakwah dan Pendidikan Mentawai ini diharapkan terus membuahkan keberkahan yang melimpah. Setiap huruf yang diajarkan dan setiap amalan yang diterapkan oleh para ibu di Siberut Barat Daya menjadi pemberat timbangan kebaikan di hari akhir kelak. Biarlah pengajaran ini menjadi wasilah bagi mereka untuk melintasi pintu-pintu surga dengan wajah yang berseri, membawa kedamaian yang melampaui batas-batas dunia.

Tinggalkan Balasan