Juni 3, 2026

Merayakan Idul Adha Bersama Ustadz Yanuarlis

IMG-20260603-WA0028

Kabupaten Kepulauan Mentawai menyimpan hamparan rimbun yang sunyi, namun di dalam dinding sederhana Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Dusun Gulu-guluk, Desa Saliguma, keheningan itu luruh berganti takzim. Ustadz Yanuarlis حفظه الله, seorang utusan dalam Program Kemitraan Khusus BAZNAS bersama Yayasan Sosial, Dakwah, dan Pendidikan Mentawai, berdiri tegak mengemban amanah di wilayah terpencil ini. Suasana Idul Adha yang khidmat menyelimuti ruangan, mempertemukan hati-hati yang rindu akan ketenteraman rohani. Anak-anak duduk bersila dengan pandangan lurus ke depan, sementara para wanita mengenakan mukena terbaik mereka, menciptakan pemandangan yang menyentuh sanubari tentang bagaimana sebuah keyakinan dirawat dengan penuh ketulusan di tempat yang jauh dari gemerlap kota.

 

 

Langkah kaki jemaah yang berduyun-duyun merapatkan barisan salat berjamaah memancarkan keteguhan yang luar biasa. Angin Siberut Tengah yang berembus pelan menembus jendela masjid, seolah ikut mengaminkan doa-doa yang membubung dari ketulusan masyarakat setempat. Kehadiran seorang penuntun di tengah mereka menjadi jembatan ilmu yang sangat berharga, menghidupkan syiar Islam melalui pendampingan yang sabar dan konsisten. Perayaan hari raya kurban kali ini bukan hanya tentang ritual tahunan, melainkan sebuah momentum pengorbanan nyata dari seorang abdi masyarakat yang merelakan waktunya demi mendidik, mengajar, dan memeluk jiwa-jiwa yang haus akan bimbingan agama.

 

 

Pertemuan mulia ini menjadi bukti nyata bahwa jarak geografis tidak pernah menjadi penghalang bagi bersatunya hati dalam ikatan persaudaraan seagama. Melalui kesederhanaan fasilitas masjid yang menjadi saksi bisu, kebersamaan yang hangat terpancar dari senyum anak-anak dan ketundukan ibadah para orang tua. Semangat Idul Adha yang dibawa oleh Ustadz Yanuarlis حفظه الله telah menumbuhkan harapan baru di tanah Mentawai, mengukuhkan sendi-sendi kebersamaan, serta memastikan bahwa esensi sejati dari pengorbanan senantiasa hidup dan mengakar kuat di dada setiap hamba yang berada di tempat ini.

 

Pengabdian sejati dalam membimbing umat ke jalan kebaikan sejalan dengan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Al-Qur’an:
Surah Ali ‘Imran Ayat 104
وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang munkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.