Simpul Tauhid di Ujung Sumatera
﷽
Masjid Al-Munawwarah berdiri kokoh di antara debur ombak Mentawai yang bersahutan dengan kesunyian Dusun Gotab dan Batlappak. Di sinilah letak pembuktian bahwa iman tidak mengenal jarak dan hidayah mampu menembus rintangnya medan pesisir Siberut. Melalui Program Kemitraan Khusus BAZNAS, Ustadz Baysam Sulaiman حفظه الله hadir sebagai jembatan ilmu yang menghubungkan masyarakat Desa Saliguma dengan pemahaman agama yang lurus. Beliau bukan sekadar pengajar, melainkan sosok pengabdi yang menghangatkan keterasingan wilayah 3T, menyulam kembali simpul-simpul tauhid di hati jamaah melalui untaian khutbah dan sujud yang syahdu.
Shalat Jum’at pada 23 Januari 2026 itu menjadi potret ketulusan yang paripurna. Di atas hamparan sajadah merah yang sederhana, pundak-pundak para lelaki pejuang kehidupan saling merapat, membentuk barisan yang kokoh di hadapan Sang Khalik. Meski fasilitas terbatas dan bangunan bersahaja, getaran takbir yang berkumandang menembus langit Sumatera Barat, membuktikan bahwa di tempat yang paling jauh sekalipun, Allah ﷻ tetap yang paling dekat. Setiap ruku’ dan sujud dalam foto tersebut adalah narasi tentang kesetiaan; sebuah perlawanan lembut terhadap keterbatasan demi meraih rida Illahi di tanah leluhur Mentawai.
Keutamaan bagi mereka yang menempuh jalan dakwah dan menyeru kepada kebaikan ditegaskan oleh Allah ﷻ dalam Al-Qur’an:
وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّن دَعَآ إِلَى ٱللَّهِ وَعَمِلَ صَٰلِحًا وَقَالَ إِنَّنِى مِنَ ٱلْمُسْلِمِين
“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: ‘Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?'”.
(QS. Fussilat: 33)
Serta motivasi bagi para penyeru kebenaran sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:
فَوَاللَّهِ لأَنْ يَهْدِيَ اللَّهُ بِكَ رَجُلاً وَاحِدًا خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ يَكُونَ لَكَ حُمْرُ النَّعَمِ
“Demi Allah, sungguh jika Allah memberikan hidayah kepada satu orang saja melalui perantaraanmu, itu jauh lebih baik bagimu daripada unta-unta merah (harta paling berharga).
(HR. Bukhari & Muslim).
DKSM.





