Khidmatnya Suasana di Musala Jihad Makoromimit
Khidmatnya Suasana di Musala Jihad Makoromimit
Ketika dinding-dinding kayu bersaksi, dan hamparan karpet hijau menjadi saksi,
Anak-anak pedalaman menundukkan dahi, merajut rindu pada Sang Ilahi. Di bawah atap Musala Jihad Makoromimit, malam bukan sekadar sunyi.
Bimbingan tulus dari sang pelita, Ustadz Muhammad Adam (Ustadz Katciu Kerei) حفظه الله,
Sang Dai 3T yang membawa kabar langit ke bumi Mentawai.
Tangannya menuntun gerak, lisannya melafalkan kebenaran,
Tentang bagaimana ruku’ yang tenang dan sujud yang panjang,
Sesuai tuntunan Sunnah Nabi yang mulia.
Di sini, di tanah kemitraan BAZNAS dan Yayasan Sosial Pendidikan Mentawai,
Pendidikan bukan hanya soal angka, tapi soal adab dan sujud yang sempurna.
Satu per satu tunas bangsa bersujud, mencari ridha dalam setiap sujud,
Menjemput cahaya di tengah keterbatasan, demi masa depan yang penuh keberkahan.
Kegiatan mulia ini sejalan dengan firman Allah ﷻ mengenai perintah untuk ruku’ dan sujud bersama-sama dalam ketaatan:
QS. Al-Hajj: 77
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ارْكَعُوا وَاسْجُدُوا وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Rukuklah, sujudlah, dan sembahlah Tuhanmu; dan berbuatlah kebaikan, agar kamu beruntung.”
Serta sebuah hadis yang menekankan pentingnya shalat sesuai tuntunan Nabi ﷺ (Sunnah):
Hadis Riwayat Bukhari
صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي
“Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat.”
Semangat Ustadz Muhammad Adam حفظه الله adalah bukti bahwa dakwah tidak mengenal batas geografis. Melalui program BAZNAS ini, cahaya Islam terus menyala hingga ke sudut-sudut Mentawai. DKSM.








