Maret 20, 2026

Gema Tasyahud di Jantung Mentawai

 

Kala senja melabuhkan tirainya di ufuk Senin, 12 Januari 2026,
Di bawah temaram lampu yang memayungi ketulusan,
Ustadz Budi Hartono حفظه الله tegak berdiri sebagai pelita.
Beliau adalah pembawa risalah di tanah 3T,
Merajut iman di sela-sela rimbunnya belantara Mentawai.

Dua puluh jiwa muda berkumpul dalam lingkaran cinta,
Duduk bersimpuh di atas hamparan sajadah yang saksi bisu perjuangan.
Tiada jemu lisan sang Dai menuntun bait demi bait doa,
Mengajarkan Hafalan Bacaan Shalat dengan penuh kesabaran.

” Attahiyyaatu lillaah …” Suara-suara kecil itu menggema, memecah kesunyian malam.
Mengeja Tasyahud Akhir sebagai janji setia kepada Sang Pencipta,
Di sebuah majelis mingguan yang lebih berharga dari sekadar emas permata.

Melalui Program Kemitraan Khusus BAZNAS Bersama Yayasan Sosial dan Pendidikan Mentawai,
Tangan-tangan dermawan mewujud nyata dalam bimbingan.
Zakat yang ditunaikan kini menjadi cahaya,
Menuntun putra-putri Mentawai menyempurnakan sembah sujudnya.

Tetaplah bersinar, Ustadz Budi Hartono.
Di tanganmu atas kehendak-Nya, mualaf dan generasi muda mengenal jalan pulang.
Setiap huruf yang mereka hafal adalah pahala yang takkan putus,
Mengalir abadi, menembus langit, hingga ke haribaan-Nya. DKSM.