Lentera di Masjid Abu Bakar Shiddiq
﷽
Lentera di Masjid Abu Bakar Shiddiq
Di bawah naungan atap Masjid Abu Bakar Shiddiq yang tenang,
Di Dusun Guluguluk yang memeluk damai,
Langkah kaki Ustadz Yanuarlis حفظه الله terayun pasti membawa cahaya.
Beliau bukan sekadar guru, melainkan penjaga nyala iman di ufuk 3T.
Kamis sore itu, kala jarum jam menunjuk angka dua lewat tiga puluh,
Lantai masjid menjadi saksi ketulusan yang membumbung.
Delapan jiwa hadir membawa rindu pada huruf-huruf langit,
Duduk bersimpuh di atas hamparan permadani merah yang teduh.
Melalui Metode Iqro, perlahan namun pasti,
Ejaan demi ejaan dirangkai menjadi untaian doa.
Tiada sekat antara ilmu dan kasih,
Bahkan senyum si kecil yang terlelap di pangkuan menjadi hiasan paling indah
Dalam majelis ilmu yang penuh berkah.
Ini adalah bakti nyata dari Program Kemitraan Khusus BAZNAS Bersama Yayasan Sosial dan Pendidikan Mentawai.
Zakat yang mengalir menjadi jembatan kebaikan,
Memastikan tak satu pun anak negeri kehilangan arah dalam mengeja Kalam-Nya.
Barakallahu fiikum, Ustadz Yanuarlis.
Meski sunyi dari hiruk pikuk pujian dunia,
Namamu dan Dusun Guluguluk tetap menggema di langit-Nya,
Sebagai saksi perjuangan melahirkan generasi pecinta Al-Qur’an. DKSM.





