Maret 20, 2026
IMG-20260215-WA0042

 

Di bawah langit Siberut Tengah yang bersahaja, tepatnya di Dusun Silabok Abak, sebuah bangunan suci bernama Masjid Nurul Hidayah berdiri sebagai saksi bisu perjuangan iman. Di sana, Ustadz Rudhi Hartono حفظه الله, seorang mujahid dakwah dari program kemitraan BAZNAS dan Yayasan Sosial, Dakwah dan Pendidikan Mentawai, sedang merajut masa depan umat. Meski jauh dari hingar-bingar kota, semangat beliau حفظه الله tidak pernah luntur dalam membina tunas-tunas bangsa di daerah 3T. Suasana malam itu terasa begitu khidmat; anak-anak duduk bersimpuh di atas hamparan karpet hijau, menatap penuh harap pada papan tulis yang menjadi jendela ilmu bagi mereka.

Bukan sekadar pertemuan biasa, kajian mingguan ini menjadi jembatan yang menghubungkan hati para santri dengan para kekasih Allah ﷻ. Dengan penuh kesabaran, lisan-lisan kecil itu mulai mengeja dan menghafal nama 25 Nabi dan Rasul. Setiap nama yang terucap adalah untaian doa, dan setiap hafalan yang terpatri adalah benteng tauhid yang sedang dibangun kokoh di dalam dada. Di tengah keterbatasan fasilitas, riuh rendah suara mereka melantunkan asma para nabi bagaikan melodi surga yang menembus keheningan Desa Saliguma, membawa janji bahwa estafet risalah ini tidak akan pernah terputus.

Perjuangan ini adalah manifestasi nyata dari perintah Allah ﷻ untuk saling menasihati dan menjaga diri serta keluarga dari api neraka. Melalui pendidikan agama yang konsisten, Ustadz Rudhi حفظه الله sedang menanam benih-benih kesalehan yang kelak akan tumbuh menjadi pohon yang rimbun, memberikan keteduhan bagi bumi Mentawai. Inilah potret ketulusan; sebuah pengabdian tanpa batas demi memastikan bahwa kalimat Lailahaillallah tetap bergema di setiap sudut Nusantara, melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akal, namun juga merunduk penuh takwa di hadapan Sang Pencipta.

Pendidikan dan pengenalan terhadap para Nabi ﷺ merupakan bagian dari menanamkan keimanan. Sebagaimana firman Allah ﷻ dalam Al-Qur’an mengenai kewajiban mendidik keluarga:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا
Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…
(QS. At-Tahrim: 6)

Serta hadits Nabi Muhammad ﷺ mengenai keutamaan belajar:
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
(HR. Bukhari) DKSM.

Tinggalkan Balasan