Maret 20, 2026
IMG-20260224-WA0023

 

 

Dinding-dinding sederhana ini menjadi saksi bisu atas sebuah pertemuan yang tidak sekadar mengumpulkan raga, melainkan menyatukan tekad. Di tengah keheningan Dusun Simoilaklak, Ustadz Bilal Mustofa حفظه الله duduk bersila, melingkar bersama para penjaga rumah Allah ﷻ di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq. Suasana malam itu terasa khidmat; bukan karena kemegahan arsitektur, melainkan karena ketulusan yang mengalir dalam setiap kata yang terucap. Mereka tengah menenun persiapan untuk hari kemenangan, membicarakan iuran per keluarga demi memastikan kebahagiaan Idul Fitri dapat dirasakan merata hingga ke sudut-sudut Desa Saibi Samukop.

 

Keputusan-keputusan besar lahir dari lisan-lisan yang rendah hati, menimbang setiap rupiah dengan penuh amanah. Musyawarah ini adalah denyut nadi kehidupan sosial di wilayah Siberut Tengah, di mana semangat gotong royong bukan sekadar semboyan, melainkan laku hidup yang nyata. Setiap wajah yang tertangkap kamera mencerminkan harapan agar tidak ada satu pun rumah yang merasa sepi saat takbir berkumandang nanti. Di atas lantai yang dingin ini, kehangatan ukhuwah justru semakin memadat, membuktikan bahwa jarak geografis Sumatera Barat yang menantang bukanlah penghalang bagi tegaknya kemaslahatan umat.

 

Kemitraan antara BAZNAS dan Yayasan Sosial Dakwah Pendidikan Mentawai menjelma menjadi harmoni yang menyentuh akar rumput. Melalui diskusi kecil yang penuh hikmah ini, mereka sedang membangun peradaban yang berlandaskan kasih sayang. Sebuah musyawarah yang menjaga marwah agama sekaligus menguatkan ikatan antar tetangga. Di sinilah, di sela-sela perbincangan tentang persiapan lebaran, nilai-nilai luhur kemanusiaan dipraktikkan dengan penuh kesungguhan oleh para pejuang di daerah 3T.

 

Kegiatan musyawarah ini sejalan dengan perintah Allah ﷻ dalam Al-Qur’an agar setiap urusan umat diselesaikan dengan cara berdiskusi untuk mencapai mufakat:
وَأَمْرُهُمْ شُورَىٰ بَيْنَهُمْ
“Sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka.”
(QS. Asy-Syura: 38)

 

Dan juga firman-Nya dalam surat lain:
وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ
“Dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah.”
(QS. Ali ‘Imran: 159)

Tinggalkan Balasan