Memuliakan Rumah Suci, Menata Hati
﷽
Langit Siberut Tengah mulai merona, membawa semilir angin yang membisikkan kabar tentang tamu agung yang kian mendekat. Di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Dusun Simoilaklak, keriuhan yang tercipta bukanlah sebuah kebisingan hampa, melainkan harmoni gerak dalam pengabdian yang tulus. Ustadz Bilal Mustofa حفظه الله berdiri di tengah, merangkul jemari-jemari mungil anak-anak desa serta bahu kokoh para lelaki pejuang keluarga, menyatukan tekad untuk menyulap rumah Allah ﷻ menjadi sebening embun pagi. Setiap ayunan sapu dan usapan kain menjadi simbol pembersihan jiwa dari noda duniawi menyambut gerbang suci Ramadhan.
Cinta yang bersemi dalam program kemitraan BAZNAS dan Yayasan Sosial, Dakwah dan Pendidikan Mentawai ini mewujud nyata dalam peluh yang menetes di pelataran masjid. Mereka paham benar bahwa kebersihan adalah jembatan menuju kekhusyukan, sebuah bukti bahwa tempat suci haruslah seindah niat pemakmurnya. Anak-anak kecil itu berlarian dengan tawa yang jujur, belajar tentang makna khidmah sejak dini, memahami bahwa menjaga rumah Tuhan adalah tugas mulia yang melampaui kata-kata. Kebersamaan ini mengikat batin masyarakat Desa Saibi Samukop dalam satu simpul persaudaraan yang tak lekang oleh jarak dan keterbatasan, membuktikan bahwa di wilayah 3T sekalipun, semangat untuk memuliakan agama tetap berkobar setinggi bintang di langit malam.
Seluruh sudut bangunan kini telah rapi dan wangi, menghadirkan ketenangan yang merayap masuk ke dalam sanubari setiap orang yang terlibat. Gotong royong ini menjadi prasasti hidup tentang bagaimana Islam merangkul setiap elemen masyarakat untuk saling bahu-membahu. Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq kini telah siap menjadi saksi bagi sujud-sujud panjang dan lantunan ayat-ayat suci yang akan hadir sepanjang bulan penuh berkah. Ustadz Bilal حفظه الله dan para warga telah menanam benih bakti, dan kelak, mereka akan memanen ketenteraman dalam ibadah yang terjaga kesuciannya.

Kegiatan membersihkan masjid ini sejalan dengan perintah Rasulullah ﷺ untuk senantiasa memuliakan dan menjaga kebersihan rumah Allah:
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِبِنَاءِ الْمَسَاجِدِ فِي الدُّورِ وَأَنْ تُنَظَّفَ وَتُطَيَّبَ
“Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk membangun masjid-masjid di perkampungan-perkampungan dan agar masjid-masjid tersebut dibersihkan serta diberi wewangian.”
(HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).





