Maret 20, 2026
IMG-20260226-WA0000

 

 

Suara riuh rendah malaikat kecil mulai memenuhi ruang-ruang Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq saat mentari merangkak menuju ufuk barat. Di Dusun Simoilaklak, Saibi Samukop, waktu setelah ashar bukan lagi tentang bermain tanpa arah, melainkan tentang mengeja kebenaran. Jemari mungil mereka menelusuri tiap baris huruf hijaiyah, seolah sedang menyusun tangga menuju pemahaman yang lebih tinggi. Ustadz Bilal Mustofa حفظه الله, dengan kesabaran yang melampaui samudera, menuntun lidah-lidah polos itu untuk melafalkan wahyu Tuhan dengan fasih, memastikan setiap makhraj keluar dengan sempurna dari bibir-bibir penuh semangat ini.

 

Pendidikan Al-Qur’an di pelosok Siberut Tengah ini adalah bentuk nyata dari pengabdian yang melintasi batas-batas geografis. Kehadiran para santri yang berjumlah dua puluh orang tersebut membuktikan bahwa jarak dan keterbatasan fasilitas bukanlah penghalang bagi haus akan ilmu agama. Setiap huruf Iqra’ yang dibaca adalah satu langkah menuju peradaban yang beradab, sebuah investasi spiritual yang akan terus mengalir meskipun raga kelak telah tiada. Mereka adalah penjaga tradisi luhur yang belajar bahwa memuliakan kitab suci merupakan cara terbaik untuk memuliakan hidup itu sendiri.

 

Semangat yang membuncah di aula masjid ini mencerminkan betapa pentingnya menjaga keberlanjutan estafet ilmu di daerah 3T. Melalui kemitraan BAZNAS dan Yayasan Sosial Dakwah Pendidikan Mentawai, setiap ayat yang terucap menjadi saksi bisu atas perjuangan seorang da’i dalam menebar benih kebaikan. Tak ada yang sia-sia dari tetesan keringat dan waktu yang tercurah, sebab di tangan anak-anak inilah masa depan umat sedang dibentuk dengan landasan yang kokoh. Mereka belajar bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, melainkan untuk diresapi sebagai pedoman sejati dalam menjalani setiap detik kehidupan.

 

Sebagai penguat atas mulianya kegiatan belajar mengajar Al-Qur’an ini, Rasulullah ﷺ bersabda:
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
(HR. Bukhari)

 

Kegiatan ini juga selaras dengan firman Allah ﷻ mengenai pentingnya menuntut ilmu:
يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ
“…Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat…”
(QS. Al-Mujadilah: 11)

Tinggalkan Balasan