Pulang ke Fitrah di Masjid Maznah
﷽
Lazuardi Mentawai yang syahdu menjadi saksi bisu di Masjid Maznah Al-Muthairi, saat langkah-langkah penuh keikhlasan berayun menuju taman surga di dunia. Di sanalah, Ustadz Mardian Saputra, S.Pd. حفظه الله—sang mujahid dakwah dari program kemitraan BAZNAS dan Yayasan Sosial, Dakwah dan Pendidikan Mentawai—duduk bersila, merajut ukhuwah bersama puluhan ibu-ibu Muslimah dan Muallafah Taileleu. Ruangan itu tak sekadar berisi kerumunan, melainkan sebuah peradaban kecil yang sedang dibangun di atas fondasi iman. Suara riuh rendah zikir dan pengajaran memenuhi sudut-sudut masjid, membasahi jiwa-jiwa yang haus akan bimbingan setelah sekian lama menanti sentuhan ilmu di bumi 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Setiap butir hikmah yang disampaikan laksana tetesan embun yang jatuh di tanah gersang. Bagi para Muallafah, setiap kata adalah kompas yang menuntun mereka pulang menuju fitrah. Sembari menikmati hidangan sederhana namun penuh berkah, rasa lelah pun sirna, digantikan oleh semangat untuk terus memperbaiki diri. Di sana, di antara aroma laut Siberut Barat Daya dan ketulusan hati para jamaah, doa-doa melangit; memohon agar keberkahan senantiasa meliputi para penggerak dakwah dan mereka yang menyisihkan harta untuk kemaslahatan umat. Sungguh, ilmu adalah cahaya, dan di Taileleu, cahaya itu sedang berpijar dengan indahnya.
Kegiatan ini sejalan dengan pesan Rasulullah ﷺ tentang betapa mulianya orang-orang yang berkumpul untuk mengingat Allah ﷻ dan mempelajari agama-Nya.
وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ
“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid) untuk membaca Kitabullah dan saling mempelajarinya di antara mereka, melainkan ketenangan akan turun atas mereka, rahmat akan meliputi mereka, malaikat akan mengelilingi mereka, dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di hadapan makhluk-makhluk yang ada di sisi-Nya.”
(HR. Muslim).
DKSM.





