Maret 20, 2026
IMG-20260215-WA0090

Lampu temaram tak meredupkan binar mata para pencari kebenaran,
Duduk bersimpuh, meresapi setiap butir ilmu dalam kesabaran.

Di bawah langit Makoromimit yang tenang,
Dinding kayu saksi bisu perjuangan iman yang terpancang.

Adalah Ustadz Muhammad Adam, atau sang Ustadz Katciu Kerei حفظه الله,
Dai 3T utusan BAZNAS dan Yayasan Sosial dan Pendidikan Mentawai,
Hadir membawa pelita di tengah keterbatasan yang menyertai.
Kala malam Kamis itu, sembilan jiwa hadir mengikat janji,
Mempelajari hakikat diri; mengapa jin dan manusia diciptakan ke bumi.

Bukan sekadar kumpul dalam lingkaran semata,
Tapi upaya menjaga fitrah agar tak hilang dipelupuk mata.
Semoga setiap lisan yang menyebut asma-Nya di musala ini,
Menjadi saksi pemberat timbangan di yaumul akhir nanti.

Kajian bertema “Tujuan Penciptaan Jin dan Manusia” ini merujuk langsung pada firman Allah ﷻ dalam Al-Qur’an:
QS. Az-Zariyat: 56
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.”

Terkait kemuliaan menuntut ilmu di rumah Allah ﷻ (musala/masjid), Rasulullah ﷺ bersabda:
Hadis Riwayat Muslim
وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ
“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid/musala) untuk membaca Kitabullah dan saling mempelajarinya, melainkan ketenangan akan turun atas mereka, rahmat akan meliputi mereka, malaikat akan mengelilingi mereka, dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di hadapan malaikat-malaikat yang ada di sisi-Nya.” DKSM.

Tinggalkan Balasan