Maret 20, 2026

Cahaya dari Gotab: Sujud di Tepian Negeri

Di sela rimbunnya belantara Siberut dan deburan ombak Mentawai, sebuah cahaya kecil menyala dengan gigih. Ustadz Baysam Sulaiman حفظه الله, sang penabur benih iman di bumi 3T, melangkah melampaui batas jarak demi menunaikan amanah langit. Di Masjid Al-Munawwarah, Dusun Gotab dan Batlappak, dinding-dinding kayu menjadi saksi bisu betapa mahalnya sebuah hidayah. Tak ada kemewahan arsitektur, hanya hamparan sajadah merah dan ubin biru yang tenang, tempat para hamba tertunduk pasrah. Di sinilah, di bawah naungan Program Kemitraan Khusus BAZNAS dan Yayasan Sosial Dakwah dan Pendidikan Mentawai, nilai-nilai tauhid dirajut dalam kesederhanaan yang paripurna.

Setiap rakaat yang ditegakkan bukan sekadar gerakan lahiriah, melainkan sebuah pernyataan bahwa Allah ﷻ tidak pernah meninggalkan hamba-Nya, sejauh apa pun mereka berada dari hiruk-pukuk kota. Kebersamaan dalam lingkaran doa setelah salat mencerminkan hangatnya ukhuwah yang melintasi sekat geografis. Di wajah-wajah polos anak-anak dan keteguhan para orang tua, terpancar harapan bahwa dakwah ini akan terus tumbuh bak pohon yang akarnya menghujam ke bumi dan cabangnya menjulang ke langit. Inilah jihad tanpa senjata, sebuah pengabdian tanpa tepi bagi masyarakat Saliguma.

Tugas mulia yang dijalankan oleh para Da’i di daerah terpencil selaras dengan firman Allah ﷻ mengenai pentingnya ada sekelompok orang yang mendalami agama dan memberi peringatan kepada kaumnya:
QS. At-Taubah: 122
وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً ۚ فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ
“Dan tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanya pergi (ke medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya.”

Dan mengenai pahala bagi mereka yang menunjukkan jalan kebaikan:
Hadits Riwayat Muslim
مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنَ الأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ لاَ يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا
“Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk (kebaikan), maka ia akan mendapatkan pahala sebanyak pahala orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.” DKSM.