Maret 20, 2026
IMG-20260215-WA0086

Di bawah kubah Masjid As-Sa’adah, suara kebenaran menggema tenang,
Menepis kabut syirik yang sempat membayang di pelupuk pandang.
Ustadz Mardian Saputra حفظه الله, sang pembawa pelita di tepian Siberut,
Menuntun hati para ibu dari Dusun Simaruei dan Makoddiai yang terpaut.

Tentang sihir, perdukunan, dan prasangka sial yang menyesatkan,
Satu demi satu simpul kegelapan itu diuraikan dan diputuskan.
Agar iman para muallafah tumbuh murni dalam dekapan Islam,
Mengenal Allah ﷻ dan Rasul-Nya ﷺ tanpa ragu yang terpendam.

Di sela tegukan minuman yang menghangatkan suasana,
Program BAZNAS hadir menyentuh jiwa dengan penuh makna.
Dari Pei-pei, cahaya tauhid ini mulai bersemi kuat,
Membangun benteng aqidah agar tak goyah diterjang hebatnya zaman yang kian memikat.

Pembinaan ini sangat penting mengingat menjauhi kesyirikan (sihir dan perdukunan) adalah kunci keselamatan iman,

مَنْ أَتَى كَاهِنًا أَوْ عَرَّافًا فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ
Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu ia membenarkan apa yang dikatakannya, maka sungguh ia telah kafir kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad (Al-Qur’an).”
(HR. Ahmad)

وَٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا۟ بِهِۦ شَيْـًٔا
Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun.
(QS. An-Nisa: 36).

DKSM.

Tinggalkan Balasan