Gotong Royong Sambut Ramadhan di Mentawai

﷽
Tangan-tangan kokoh yang biasa menengadah dalam doa, kini menggenggam erat cangkul dan parang, menyatu dengan deru semangat menyambut tamu agung yang kian mendekat. Ustadz Mardian Saputra S.Pd. حفظ الله bersama warga di Kecamatan Siberut Barat Daya bahu-membahu menata setiap sudut lingkungan, seolah sedang menghias hati mereka sendiri sebelum Ramadhan bertamu. Rumput yang tinggi dipangkas rapi, debu-debu yang menempel disingkirkan dengan penuh ketulusan, menciptakan suasana bersih yang menyejukkan pandangan. Kerja bakti ini bukan sekadar urusan kebersihan fisik, melainkan wujud nyata dari kecintaan masyarakat kepulauan terhadap rumah ibadah mereka.
Kebersamaan yang terjalin erat di Masjid As-Sa’adah menjadi bukti bahwa dakwah di wilayah 3T bukan hanya soal lisan, melainkan juga teladan dalam tindakan. Kehangatan persaudaraan itu mengalir dalam setiap ayunan langkah dan cucuran keringat, mempersiapkan tempat terbaik bagi para hamba yang ingin bersujud dengan khusyuk. Semangat gotong royong ini menghidupkan kembali nilai-nilai luhur bahwa kecintaan terhadap kesucian adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keimanan seorang mukmin sejati.
Semangat menjaga kebersihan dan kesucian rumah ibadah sejalan dengan firman Allah ﷻ dalam Surah At-Taubah ayat 108:
لَا تَقُمْ فِيهِ أَبَدًا ۚ لَّمَسْجِدٌ أُسِّسَ عَلَى التَّقْوَىٰ مِنْ أَوَّلِ يَوْمٍ أَحَقُّ أَن تَقُومَ فِيهِ ۚ فِيهِ رِجَالٌ يُحِبُّونَ أَن يَتَطَهَّرُوا ۚ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِينَ
“Janganlah engkau sembahyang dalam masjid itu selama-lamanya. Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar takwa sejak hari pertama adalah lebih patut kamu sembahyang di dalamnya. Di dalam masjid itu ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang-orang yang bersih.” DKSM.






