Maret 20, 2026
IMG-20260222-WA0012

 

 

Angin pesisir Saliguma membawa kabar tentang kerinduan yang membuncah dari balik dinding Masjid Nurul Hidayah. Saat lembayung sepenuhnya hilang, langkah-langkah kecil anak-anak Dusun Silabok Abak berpadu dengan keteguhan hati seorang pejuang iman yang jauh dari hiruk-pikuk kota. Ustadz Rudhi Hartono حفظه الله merajut asa di sela-sela sujud jamaah, mengubah sunyi malam menjadi saksi atas pengabdian yang tak bertepi. Bukan sekadar rutinitas tahunan, tiap gerakan salat dan nasihat singkat yang disampaikan adalah upaya menyiram benih-benih takwa di tanah yang penuh tantangan ini. Kehangatan ukhuwah terpancar nyata saat mereka duduk bersimpuh, melupakan sejenak peluh kehidupan demi menjemput rida Sang Pencipta dalam kekhusyukan Tarawih yang syahdu.

 

Ketenangan ini menjadi gambaran nyata akan janji surga bagi mereka yang menjaga lisannya, memberi makan sesama, dan memuliakan bulan yang suci ini. Sebagaimana yang tertuang dalam hadis mengenai golongan yang dirindukan oleh surga:

 

قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الْجَنَّةُ مُشْتَاقَةٌ اِلَى أَرْبَعَةِ نَفَرٍ : تَالِي الْقُرْآنِ، وَحَافِظِ اللِّسَانِ، وَمُطْعِمِ الْجِيْعَانِ، وَصَائِمٍ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ
“Surga itu merindukan empat golongan manusia: orang yang membaca Al-Qur’an, orang yang menjaga lisan, orang yang memberi makan orang yang lapar, dan orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.”
(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

 

Perjuangan di wilayah 3T bukan hanya soal mengajar, melainkan soal menghadirkan kasih sayang dalam setiap interaksi. Semoga setiap sujud yang tertuang menjadi pemberat timbangan kebaikan bagi Ustadz Rudhi Hartono حفظه الله dan seluruh warga Saliguma. DKSM.

Tinggalkan Balasan